Bertepatan dengan Hari Ibu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta meluncurkan program Bulan Cegah Kanker Serviks
yang menyediakan deteksi dini kanker serviks dengan metode IVA
(Inspeksi Visual Asam Asetat) secara gratis. Acara ini berlangsung pada
tanggal 20 Desember 2011 sampai 15 Januari 2012 dan tidak dipunggut
biaya alias gratis.
Demikian disampaikan oleh ujar dr Ariani
Murti, sekretaris Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dalam acara Peluncuran
Program Bulan Cegah kanker Serviks di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa,
Kamis (22/12/2011).
Sabtu, 24 Desember 2011
Senin, 28 November 2011
Kanker Prostat tidak menular, tapi sangat berbahaya

Dalam kurun 10 tahun ini, jumlah penderita kanker prostate meningkat tiga kali lipat. Kanker prostat rentan dialami mereka yang memiliki garis keturunan penderita dan berusia 40-50 tahun. Lalu apa yang harus yang harus dilakukan para pria untuk mencegahnya?
Kaum hawa seyogianya jangan pernah menganggap sepele saat sulit memulai buang air kecil. Begitu pula acuh ketika sering buang air kecil, terutama pada malam hari. Para pria juga perlu waspada bila terasa nyeri atau terbakar ketika buang air kecil. Apalagi jika ada darah pada air seni yang alirannya lemah. Bisa jadi semua gejala tersebut merupakan tanda-tanda kanker tengah menggerogoti prostat.
Prostat, Bahaya Khas Pria. Waspadalah !!
Di perkirakan, hampir setiap pria akan mengalami masalah prostat
selama hidupnya. Selain mengganggu, masalah ini juga pertanda
berakhirnya masa muda karena pada umumnya gangguan ini menyerang pria
usia paruh baya.
Kelenjar prostat adalah kumpulan kelenjar di sekitar uretra, saluran yang menghubungkan kandung kemih ke luar. Prostat berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan oleh sperma agar tetap sehat dan lincah.
Gejala gangguan prostat adalah kandung kemih terasa selalu penuh, aliran urin semakin sedikit dan terasa sakit ketika buang air kecil serta perasaan bahwa hajat kecil belum tuntas meski telah selesai melakukannya.
Penyebab gangguan prostat ini belum diketahui secara pasti, namun seiring dengan proses penuaan maka menurun juga kadar hormon testosteron. Teori lain menyebutkan bahwa pembengkakan kelenjar prostat disebabkan oleh penurunan frekuensi seksual, selain faktor gaya hidup, obesitas, merokok, serta kurang aktif berolahraga.
Kelenjar prostat adalah kumpulan kelenjar di sekitar uretra, saluran yang menghubungkan kandung kemih ke luar. Prostat berfungsi mengeluarkan campuran cairan dan enzim yang diperlukan oleh sperma agar tetap sehat dan lincah.
Gejala gangguan prostat adalah kandung kemih terasa selalu penuh, aliran urin semakin sedikit dan terasa sakit ketika buang air kecil serta perasaan bahwa hajat kecil belum tuntas meski telah selesai melakukannya.
Penyebab gangguan prostat ini belum diketahui secara pasti, namun seiring dengan proses penuaan maka menurun juga kadar hormon testosteron. Teori lain menyebutkan bahwa pembengkakan kelenjar prostat disebabkan oleh penurunan frekuensi seksual, selain faktor gaya hidup, obesitas, merokok, serta kurang aktif berolahraga.
Selasa, 11 Oktober 2011
Siapa Bilang Herbal Tak Berefek Samping?
Umumnya masyarakat beranggapan obat farmasi modern yang beredar banyak
memiliki efek samping berbahaya bagi tubuh. Itulah sebabnya, banyak
orang ramai-ramai memilih pengobatan herbal karena dinilai lebih aman.
Namun jika ditelisik lebih jauh, herbal pun ternyata memiliki efek
samping yang harus diwaspadai.
Biasanya dampak obat herbal hanya terbatas pada reaksi alergi, seperti sakit kepala, pusing, mual, atau gatal-gatal pada kulit. Selain itu, ada beberapa proses penyembuhan herbal yang menghasilkan flu bagi penderitanya. Ada juga reaksi yang terlihat parah saat proses pengeluaran racun dari dalam tubuh akibat terapi herbal.
Biasanya dampak obat herbal hanya terbatas pada reaksi alergi, seperti sakit kepala, pusing, mual, atau gatal-gatal pada kulit. Selain itu, ada beberapa proses penyembuhan herbal yang menghasilkan flu bagi penderitanya. Ada juga reaksi yang terlihat parah saat proses pengeluaran racun dari dalam tubuh akibat terapi herbal.
Rabu, 05 Oktober 2011
Kanker "Renggut" Steve Jobs dari Apple
Pendiri Apple Steve
Jobs meninggal pada Rabu akibat kanker di usia 56 tahun. Kantor berita
AFP menulis kepergian Jobs adalah prematur bagi sosok yang telah
merevolusi budaya modern dan mengubah hubungan dunia dengan teknologi,
di antaranya lewat iPad dan iPhone.
"Kami sangat sedih mengumumkan Steve Jobs hari ini tutup usia," kata pernyataan dewan direksi Apple, perusahaan yang berbasis di California.
"Kecemerlangan Steve, hasrat dan energinya adalah sumber dari inovasi yang tak terhitung banyaknya, yang telah memperkaya dan memperbaiki semua kehidupan kita. Dunia ini jadi jauh lebih baik karena Steve."
Penghormatan mengalir dari seluruh dunia untuk Jobs, sementara penggemar Apple membanjiri Twitter dan Facebook untuk menyuarakan kesedihan mereka.
"Kami sangat sedih mengumumkan Steve Jobs hari ini tutup usia," kata pernyataan dewan direksi Apple, perusahaan yang berbasis di California.
"Kecemerlangan Steve, hasrat dan energinya adalah sumber dari inovasi yang tak terhitung banyaknya, yang telah memperkaya dan memperbaiki semua kehidupan kita. Dunia ini jadi jauh lebih baik karena Steve."
Penghormatan mengalir dari seluruh dunia untuk Jobs, sementara penggemar Apple membanjiri Twitter dan Facebook untuk menyuarakan kesedihan mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)
